Pages

Pages

Recipes

Dongeng

Food Photography

Review

Sos Med

S

Risalah Tiga Hati (1)

January 18, 2018

Milk-and-Brownie

Entah sudah berapa lama aku duduk dihadapan laki-laki yang sedang asik bercerita ini tanpa tau apa yang dia katakan. Pikiranku dipenuhi ucapannya tadi waktu kami keluar dari ruang gambar.

"Saat ini sih gak ada deh cewek yang bisa buat gue jatuh cinta" katanya tiba-tiba. Lalu tanpa perlu menunggu tanggapanku dia melanjutkan seribu satu fakta akan keyakinannya tersebut. Aku hanya sibuk mengangguk seolah setuju dengan semua perkataannya walau sebenarnya hatiku sakit mendengar semua itu. .

"Yo, elo dengerin omongan gue gak sih?" tegurnya tiba-tiba.
"Eh, sori. Gue kepikiran gambar tadi, kayaknya gue ada yang salah deh".
"Tenang, elokan asisten si Babe, nilai A aja sih udah elo kantongin", katanya mencoba menghiburku.
"Justru karena gue asisten dia makanya kepikiran"
"Udah tunggu aja hasilnya, kan ini baru perasaan elo aja. Lagian kalo memang salah, masih bisa ngulang, nanti gue temenin deh begadang di studio. Mending sekarang elo minum dulu susunya, udah gue pesenin dari tadi" katanya sambil menyodorkan segelas susu ke hadapanku.

Laki- laki ini selalu begitu, tanpa perlu kuminta, dia sudah sigap memesankan segelas susu buatku
"Kamu itu kayak anak bayi, ke cafe kok mesennya susu". Ledekannya saat pertamakali menemaniku belajar di cafe ujung jalan kampus kami, walaupun setelah itu segelas susu selalu dia pesankan untukku.

"Thanks Ga" kataku mengambil gelas yang dia sodorkan dan jari kamipun bersentuhan yang membuat hatiku menjadi ngilu.

Laki-laki didepanku yang sekarang sedang menikmati kopinya adalah orang pertama yang berdiri mengulurkan tangan mengajak berkenalan di masa orientasi kampus dan sejak itu kami berteman dekat.

"Oya, elo tadi lagi cerita apa sih Ga. Sori gue dengernya sayup-sayup. Habis elo cerita kayak dongeng gitu, gak abis-abis" candaku mencoba mengatasi sakit di dadaku.
"Nevermind. Gak penting juga". Lalu kamipun diam, dia sibuk dengan makanannya yang baru datang sementara aku kembali sibuk dengan pikiranku.

"Gak ada cewek yang bisa bikin gue jatuh cinta" kata-kata itu yang membuat dadaku sesak.

No comments :

Post a Comment

Instagram