Pages

Pages

Recipes

Dongeng

Food Photography

Sos Med

S
Ulusalu-Toraja

Seakan masih bisa kudengar tertawa puasnya setelah melihatku mundur teratur.

"Musik dangdut? No way!"
"Why not?" katanya dengan tatapan super jahil.

Kutinggalkan dia yang mengiringi langkahku dengan derai tawanya. .
"Ndra, gotcha!" .
Kulambaikan tanganku dan mempercepat langkahku tapi tawakupun tak bisa kutahan lagi. Cewek satu ini begitu istimewa.

Masih tiga jam lagi sebelum boarding dan sebenarnya aku ingin duduk diam di sini menikmati kenangan tentangnya, tapi pasangan di depanku seakan mempunyai misi untuk membuatku gila. Ah, aku butuh asupan cafein demi menjaga kewarasanku ini.

Baru akan kuteguk kopiku ketika

"Indra?"

Kuikuti suara itu sampai kulihat seorang wanita berkacamata memandangku seolah tak percaya. Kutaksir umurnya tak jauh beda denganku.

"Iya, gue Indra. Elo?
"Elo gak kenal gue, tapi gue kenal elo" jawabannya membingungkanku. "Gue adalah salah satu dari sekian banyak cewek yang histeris setiap elo mendekat ke depan panggung. Bikin degdegan" tawanya lepas.

Kupandangi wajahnya, senyumnya manis dan kacamatanya tak mampu menyembunyikan lentik bulu matanya. Bibirnya...
Buru-buru kualihkan pandanganku. Perjalanan ini kulakukan buat dia, wanita yang membuat rinduku membiru.

Risalah Tiga Hati (8)

April 17, 2018

During my life in Germnay, though I love Autumn so dearly, but Summer is the perfect season for outdoor activities like "barbeque"-ing 😋
Pickled cucumber and carrot is the best companion for any grilled meat. It is also served as condiment for Nasi Goreng (fried rice) in my beloved country, Indonesia.

Wanna give it a try for your BBQ party?

Acar-Ketimun-2

You need:

5 cucumbers, cleaned, halved,
seeded, cut into julienne
3 carrots, peeled, halved, cut into
julienne
Shallots as needed, peeled
Bird's eye chillies (red and green), as
needed, cleaned
3 tbsp cooking vinegar
3 tbsp granulated white sugar
1 ½ tbsp salt
3 tbsp warm water

Acar-Ketimun

How to:

Dissolve sugar and salt in vinegar,add wsrm water.
Stir until well combined.

Place cucumber, carrot, shallot and bird's eye chillies in a mason jar.
Pour into vinegar solution, stir and mix well.
Let it cool and close the lid.
Store in a fridge. Can be stored for 2 weeks.

Happy BBQ-ing!

Acar Ketimun (Pickled Cucumber and Carrot)

April 7, 2018

Tiang

Minggu pagi ini aku bangun di atas pesawat yang akan segera turun. Pramugari memberikan isyarat bahwa sandaran kursi harus kutegakkan karena sebentar lagi pesawat akan mendarat . Satu leg lagi sebelum menghirup udara tanah air tercinta dan bertemu dengannya.

Ini kali kedua aku singgah di bandara yang megah ini. Sebenarnya aku ingin menjelajahi sudut bandara ini dengan kameraku, tapi hati ini begitu resah, ada banyak skenario yang bermain tentangnya.

Baru saja ingin kupejamkan mataku, sepasang manusia yang duduk tepat dihadapanku membatalkan niatku. Gesture mereka penuh dengan bunga-bunga asmara. Genggaman tangan mereka menorehkan guratan rindu akannya. Saat aku akan memalingkan pandangan, laki-laki didepanku memeluk erat perempuan disampingnya. Duh! Betapa mereka membuatku ingin segera ada di Jakarta, walau aku yakin dia akan menolak pelukanku, tapi setidaknya aku bisa memeluk tiang listrik.

Aku tersenyum membayangkan adegan tersebut, betapa dulu dia berhasil membuatku memeluk tiang listrik depan kampusku karena teriakannya.

"Indraaaaa. Tunggu. Aku ikut!

Kontrol diriku mendadak rusak karena itu kali pertama dia memanggilku setelah kunyatakan cintaku padanya. Teriakan aku ikut itu seperti goncangan yang membuat keseimbanganku hilang sehingga aku seperti tak melihat tiang listrik yang ada di depanku. Aku berakhir memeluk tiang dingin diiringi riuh tawa semua orang.

Dia sudah mencuri perhatianku dari hari pertama orientasi kampus dan semakin membuatku gila saat malam penutupan kulihatnya menggerakkan badannya mengikuti alunan musik. Aku seperti melihat sosok lain dibalik kekerasannya menerima semua hukuman kami saat orientasi. .

"Yo, may I dance with you" ajakanku menghentikan gerakan tubuhnya. Dia mendekat ke arahku dan berbisik
"Boleh, asalkan diiringi musik dangdut"



-------

Cerita kali ini mengikuti template yang diberikan oleh @30haribercerita seperti dibawah ini:

Risalah Tiga Hati (7)

March 18, 2018

Maspion-1

Dulu sebelum saya sekolah dan tinggal di Jerman, saya tidak pernah berpikir bahwa suatu hari nanti saya akan begitu menikmati waktu yang saya luangkan di dapur. Saya masih ingat bagaimana ibu berusaha agar saya mau mencintai dapur, tapi saya tak bergeming.

"Anak perempuan kok gak bisa masak. Nanti suaminya mau dikasih makan apa?" kata ibu saya waktu lagi-lagi saya menolak untuk turun ke dapur.
"Beliin mie ayam ajalah" jawab saya nyeleneh

Adalah Jerman, negara yang berjasa membuat saya belajar masak dan mencintai dapur, sehingga wacana "Beliin mie ayam" itu berganti menjadi "Masakin mie ayam".

Maspion-4

Cinta dapur itu pastinya jadi hobi juga bela beli peralatan dapur, ya kan? Nah, belum lama saya penghuni dapur saya bertambah satu, yaitu kompor gas satu tungku dari Maspion. Kompornya sih keliatan mungil ya, tapi jangan salah, Maspion MKS-810 S ini kecil-kecil cabe rawit loh. Kompor mungil ini berteknologi SmartBurn yang membuatnya 30% lebih hemat gas dan 30% lebih cepat panas. Selain itu, burner-nya terbuat dari kuningan terbaik dengan proses pembuatan yang teruji menjadikannya lebih kuat dan tahan lama. Pipa saluran gasnya tebal yang dilapisi dengan chrome anti panas sehingga aman dari kebocoran. Tungkunya juga anti karat karena terbuat dari stainless stell dengan kualitas yang baik. Tu kan, banyak bangetkan keunggulan dari kompor Maspion MKS-810 S ini.

Maspion-2

Kompor ini tahan lama, bisa sampai 10 tahun umurnya dengan asumsi satu harinya 20x pemantikan. Maspion MKS-810 S ini walaupun mungil ternyata kuat menahan beban sampai 25kg, jadi gak usah takut kalau mau masak dengan jumlah banyak. Kaki-kaki kompor tidak mudah bergeser karena terbuat dari karet, jadi walaupun asik mengaduk gulai ayam seperti yang saya lakukan, kompornya tetap diam ditempat.

Nah, sekarang saya mau sharing resep gulai ayam dari ibu saya, siapa tau teman-teman mau coba buat sendiri di rumah daripada kebanyakan beli di rumah makan. Pasti semangat deh masaknya, apalagi kalau masaknya Maspion MKS-810 S yang bergaransi 1 tahun ini.

Maspion-3

Gulai Ayam
(Resep Ibu)

Bahan:
1 ekor ayam potong 8, buang kulitnya dan cuci bersih
5 butir telur, rebus dan tusuk-tusuk dengan tusuk gigi (biar bumbu meresap)

Bumbu, haluskan:
10 butir bawang merah
6 siung bawang putih
100 gram cabai merah keriting
1/2 sdt merica
3 cm jahe
3 cm lengkuas
1/2 sdt ketumbar, sangrai
1/4 sdt jintan, sangrai
2 sdt garam
1 sdt gula pasir

Bahan lain:
2 batang sereh, memarkan
3 lembar daun salam
2 lembar daun jeruk
1/2 lembar daun kunyit, buat simpul
500 ml santan kental
250 ml air panas
Minyak untuk menumis

Cara:
Tumis bumbu halus, serwh, daun salam, daun jeruk dan daun kunyit sampai harum. Tambahkan daging ayam, masak sampai daging berubah warna.
Tambahkan air panas dan masak sampai mendidih. Tambahkan santan, aduk rata. Setelah santan mengental, masukkan telur. Teruskan memasak sampai matang.!

Selamat mencoba!

Maspion
--------
MASPION ELECTRONICS  
Website: www.maspionelectronics.com
Whatsapp : 081233518885 
Email : cs.electronic@maspion.com. 
Instagram: @maspionelectronics
shopee.co.id/maspion.id

Gulai Ayam dan Kompor Maspion MKS-810 S

March 14, 2018


Green-Tea-(Ice-Blended)

Hari ini terasa pengap, entah karena AC ruangan ini yang mulai berkurang performanya atau karena pemandangan di luar sana. Dari sini bisa kurasakan bahwa mahasiswi-mahasiswi baru itu mengaguminya, bahkan salah satu diantara mereka terlihat berusaha keras menarik perhatiannya.

Hai! Kamu cemburu Yo!

Bisa kurasakan bahwa pipiku memerah mendengar bisikan kata hatiku sendiri.

Rasa ini datang tanpa kusadari, yang kuingat adalah kejadian malam itu setelah aku memutuskan untuk berpisah dengan dia yang jauh di sana.

"Ga, elo dimana?"
"Di kampus Yo"
"Gue pengen ketemu, boleh?"
"Boleh. Elo gue jemput ya"
"Gak usah Ga, ini gue udah di jalan kok. Elo tunggu aja ya"

Lalu kami menghabiskan malam itu mengitari lingkar dalam kota tanpa suara. Seperti tau apa yang terjadi dengan diriku, tak ada satupun kata yang dia ucapkan, tatapannya lurus menelusuri jalan. Kupandangi wajahnya lewat ujung ekor mataku dan entah kenapa, hati ini terasa hangat. Dan malam itu kuhabiskan dengan menikmati wajahnya diam-diam. Sejak itu, perasaan ini tumbuh tanpa bisa kutahan.

"Kak, ini buat kakak" tiba-tiba mahasiswi yang tadi berbicara dengannya sudah berdiri di depan mejaku dan menyodorkan segelas ice blended green tea kesukaanku.

"Loh, ini dari siapa?" tanyaku menatap lurus ke matanya. Cantik, batinku.
"Dari Kak Dirga" jawabnya sambil melangkah menjauh. 
"Hai, tunggu. Makasih ya" lalu kuiringi langkahnya menuju selasar dimana dia masih juga dikelilingi bunga. Ya, kali ini bunga yang mengelilingi kumbang.

"Ga, thank you. Kok tau sih gue di dalam kehausan?" kedatanganku disambut tatapan "aduh ini cewek ganggu aja" dari mereka. Aku tak peduli.

Dia menarik tanganku dan mengajakku menjauh.

"Yo, Kamis elo ada asistensi?"
"Gak. Kenapa?"
"Great! Gue mau ngomong, penting. Jam 4 di tempat biasa" tanpa menunggu jawabanku, dia kembali ke posisinya semula, di tengah para bunga.

Dan akupun gelisah.

Risalah Tiga Hati (6)

February 22, 2018


Asinan-Bengkuang

When it comes to asinan bengkuang (pickled jicama) the yummiest one was the one made by my neighbor. Not only its taste, but the memory behind it, a beautiful and happy childhood, when life was simpler that prevent me from moving on. Unfortunately, she (my neighbor) has retired from making and selling it and left me in forever searching. Until one day, my sister came home brought me a packaged of asinan bengkuang.

At first, I was skeptical..afraid of having a broken heart if the taste is not as good as the one my neighbor made. Still I gave it a try and I was happy! This is it! My childhood's fav food.

By the way, do you know that Jícama is high in carbohydrates in the form of dietary fiber. It is composed of 86–90% water; it contains only trace amounts of protein and lipids. Its sweet flavor comes from the oligofructose inulin (also called fructo-oligosaccharide) which is a prebiotic. Jícama is very low in saturated fat, cholesterol and sodium. It is also a good source of potassium and Vitamin C. (Wikipedia)

So, let's make homemade pickled jicama, it's super easy. The recipe is from the late Bunda Inong, may God put her in the best place, aamiin.



Asinan Bengkuang

(Pickled Jicama)


Recipe from Dapur Bunda, modified by me

Ingredients:
4 medium jicama, peeled, sliced
3 medium cucumber, halved
4 tbsp sugar
4 tsp cooking vinegar
Salt as needed
500 ml water


Spices:
5 pcs red chili
15 pcs bird eye chili
Pinch of shrimp paste

How to:
1. Roughly ground spices. Set aside.
2. Boil water, add spices and reboil.
3. Add vinegar, sugar and salt. Mix until dissolve. Adjust the taste and reboil.Remove from the heat. Let it stand until cold.
4. Add jicama and cucumber. Refrigerated for one night.
5. Serve cold, better.


Enjoy!

Asinan-Bengkuang 2

Asinan Bengkuang (Pickled Jicama)

February 18, 2018

Bawang-Dayak

Kutinggalkan mereka berdua perlahan, berjalan ke luar cafe dengan menahan nafas. Aku tak mau mengganggu reuni mereka, dan aku tak mau menyakiti hatiku. 


Aku mencoba mencari arti dari semburat merah wajahnya saat laki-laki itu datang dan menyapa kami. Tapi satu-satunya yang bisa kubaca adalah "elo tau ini semua Ga?" dari sorot matanya. Kuanggukkan kepalaku dan bisa kulihat protes dimatanya, namun tak lama karena setelah itu kami tenggelam dalam percakapan yang terasa hambar bagiku.


Dalam hening kurebahkan badanku dan kupejamkan mataku, mencoba untuk melepaskan segala lelah, tapi bayangan mereka berdua tak kunjung hilang. Aku bisa merasakan getaran rindu saat tangan mereka berjabatan yang membuatku resah.

Entah mengapa kamarku terasa panas dan sesak,  mendadak seperti kucium bau bawang merah yang membuat mataku basah. 

Gue gak boleh nangis!

Risalah Tiga Hati (5)

February 15, 2018

Brownies

In this post I want to share you how I photographed "Brownies".

First, determine the concept. Concept will help me shorten the time consume in photographing food, as I already have idea about lighting, angle, props to use and styling. Concept can be determined after you know what you are going to photograph (the hero).


The concept of this photo is "Afternoon Tea" as for me, I like to eat brownies while enjoying the dusk. Chopping board was chosen to add more rustic feeling and messy styling applied to make it natural.

WS Bintaro.002>

Hope this simple post will give you some idea in photographing food.

Food Photography: Photographing Brownies

February 12, 2018

Noodle-in-Jar-Messy

Berantakan!

Ya, rencana yang telah kususun sekarang hancur berkeping-keping. Ketukan pintu pagi ini telah membuyarkan semua impianku.

Pagi tadi aku seperti melihat hantu waktu bunda memintaku untuk membuka pintu karena ada suara ketukan. Begitu pintu kubuka, kulihat dia, sosok yang selama ini menjadi salah satu penghalang keberanianku untuk menyatakan cintaku padanya. Laki-laki yang memintaku untuk menjaganya satu setengah tahun lalu.

"Ga, jagain Yo buat gue ya!" katanya sambil menepuk bahuku.
"Gue? Ada juga dia yang selama ini jagain gue" candaku untuk mengurangi suasana yang tiba-tiba terasa haru. .

Lamunanku terhenti kala sosok tersebut memelukku.

"Ga, apa kabar?"

Lalu kamipun larut dalam obrolan tentang segala hal yang terjadi dengannya di sana dan denganku di sini, semua hal kecuali tentang dia. Sampai akhirnya..

"Ga. Gue pengen balikan sama Yo"

Kata-kata yang kutunggu tapi sebenarnya tak ingin kudengar. Kata-kata yang membuat semua rencanaku berantakan. Harusnya lusa aku akan menyatakan cintaku padanya setelah kukumpulkan semua keberanian, keberanian yang timbul setelah kurasakan hangat jemarinya saat kami tak sengaja bersentuhan. Saat kutangkap binar di matanya kala mata kami tak sengaja bertabrakan. Aku bisa merasakan ada asa untukku dalam tatapan itu. Tapi sepertinya rencana ini harus tetap tersimpan sebagai angan.

Laki-laki itu menceritakan kerinduannya pada dia selama tiga bulan terakhir yang dilaluinya memikirkan bahwa dia adalah cinta yang membuatnya bahagia. Dan lusa, dia meminta bantuanku untuk mempertemukannya dengan dia karena sejak mereka berpisah, tak ada satupun komunikasi diantara mereka. .

Lusa! Perfect!
Lusa yang seharusnya menjadi milikku. Tapi aku tak kuasa untuk menolak permintaannya itu.

"Oke Ndra. Lusa kita ketemu di Cafe Kampus, kebetulan gue janjian sama Yo di sana"
"Thank you Ga, you are the best!"

Tiga tahun yang kujalani sepertinya tak sesakit tiga bulan yang dilewatinya. Setidaknya di tiga tahunku, dia selalu ada didekatku, hiburku.

Ga, elo kuat! Mantraku.

Risalah Tiga Hati (4)

February 8, 2018

Instagram